'Sendiri'

terkadang aku letih dengan semuanya
dengan semua takdir dan nasib yang  tak tahu bagaimana akhirnya
kemana takdirku kan berlabuh?
akankah ke suatu pulau dengan lautan biru dan cahaya terang mentari?
ataukah aku kan tersesat ke pulau yang gelap dan kelam?
entahlah, biarkan ombak dan angin yang menentukan.

aku selalu bermimpi ketika aku tertawa bahagia bersama mereka
tapi mengapa disaat ku terbangun, yang ku lihat hanya air mata?
aku selalu bermimpi ketika mereka bersamaku menaklukan dunia
tetapi mengapa saat ku terbangun, aku selalu merasa sendiri?

lautan. . . .
mengapa aku selalu merasa kesepian?
apakah aku dilahirkan untuk selalu sendirian?

langit. . . .
jika aku tak ditakdirkan untuk hidup sendiri,
mengapa satu persatu dari mereka pergi?
tidakkah mereka sadar betapa aku merasa sendiri?
haruskah aku berteriak agar mereka menyadari 'aku butuh mereka'
tapi mengapa mereka tak pernah hadir dikala ku berduka?

angin. . . .
aku tak bisa membuat mereka menyadari,
menyadari betapa aku butuh mereka disaat ku terjatuh
bisakah kau menggantikanku tuk memberitahu mereka
'aku butuh kamu'
aku lelah dan tak tau arah
yang aku tau saat ini, mereka hanya ada dalam mimpi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

My Brother

Dingin dan terjaga.

Grows Up?