Sepasang Sayap
Aku adalah seekor burung kecil yang baru saja tumbuh. Setelah beberapa waktu yang aku lalui, aku berhasil menjadi seekor burung yang cukup cerdik. Beberapa burung lainnya mengatakan, aku memiliki sayap dan bulu yang indah. Akan tetapi beberapa dari mereka juga mengatakan bahwa aku adalah seekor burung yang lemah. Ya, sejak kecil aku tidak pernah terbang jauh ke langit luas. Aku hanya terbang di sekitar rumah kami yang terletak di atas pohon dekat ujung jalan. Hingga rupa yang indah bagiku sudah tidak berguna. Jujur saja, aku bosan hanya terbang disekitar sana. Tetapi aku mau bagaimana? Karena menurut beberapa orang terdekatku, aku belum siap untuk terbang bebas. Karena selama aku belajar terbang dulu, aku selalu terjatuh dan terluka. Aku memang pernah merasa mungkin aku ditakdirkan untuk tidak bisa terbang. Hingga aku bertemu seekor burung lain. Ia sangat baik. Dan waktu itu ia mengatakan " Tapi bagaimana mungkin seekor burung tidak bisa terbang? Kamu hanya butuh proses. Jangan menyerah " Aku mencoba lagi dan lagi. Hingga aku berhasil membuktikan perkataannya. Aku berhasil terbang dengan seimbang. Sebenarnya aku merasa aku siap, dan aku sudah bisa menjaga diriku sendiri. Aku ingin merasakan angin bebas di atas sana. Aku tidak peduli harus terjatuh dan terluka berapa kali lagi. Aku yakin aku pasti bisa bangkit dan aku ingin mencoba. Tapi mereka tidak pernah percaya bahwa sepasang sayap ini sudah siap kugunakan ke alam bebas. Untuk apa sepasang sayap yang indah? Jika keduanya tidak bisa aku gunakan untuk terbang. Sepasang sayap ini tidak punya kebebasan. Bahkan hanya untuk ku kepakkan. Tetapi begitu melihat burung itu terbang didekat rumahku, aku tersenyum. Aku menyadari, ada saatnya sepasang sayap indah yang kumiliki akan aku gunakan untuk terbang. Hanya saja, mungkin waktu yang tepat itu datang terlambat. . .
Komentar
Posting Komentar