Tak di anggap
Sahabat..
itulah yang ia katakkan kepadaku.
'Aku ini sahabatmu'
apa benar begitu kenyataannya?
mengapa hati kecilku berkata,
sahabatmu hanyalah dia.
Sakit..
itu yang ku rasakan
aku menganggap mu sahabat terbaikku
tanpa pernah kau menganggapku sebaliknya
mungkinkah itu perasaanku saja?
Berusaha..
itu yang slalu ku inginkan
berusaha menerima apapun perkataanmu
yang kadang membuatku terabaikan
aku di sini teman,
berusaha mengerti dan tetap mengerti
Tersenyum..
hanya itu yang ku lakukan
saat kau sendirian dan kesepian
kau datang, hadir di sisiku di sampingku
tapi saat ia datang menghampirimu
kau pergi dari hadapanku
bahkan tanpa mengatakan satu katapun
aku menatap langkahmu pergi bersamanya
melihatmu tertawa bahagia di sana
Lelah..
aku letih menantimu
aku lelah dengan semua omong kosong ini
aku merasa jenuh, merasa kesepian
tapi yang terpancar di mata ini
dirimu tertawa bahagia bersamanya.
hingga ia datang
menarikku membawaku bersamanya
ia tak membiarkan ku kesepian
tapi apa yang kau lakukan?
kau bilang aku melupakanmu?
pernahkah engkau berfikir?
siapa yang melupakan sahabatnya terlebih dahulu?
baiklah dengarkan aku
aku tak pernah melupakanmu
saat ku bersamanya aku tetap menyapamu,
mengajakmu bersama saat kau kesepian
saat kau sendirian aku datang menarikmu
membawamu bersamaku
apa kau lihat itu?
ku rasa tidak
kau tak menyadari akan apa yang ku lakukan
aku tak menyalahkan mu
aku tak membenci mu
aku hanya letih menjadi pelarianmu
aku hanya sudah tak bisa lagi
tak bisa menjadi seseorang
yang menantimu dalam kesepian
maafkan aku
aku tau aku bukan sahabat yang baik untukmu
karena aku masih tak bisa menerima mu apa adanya
karena aku masih mengeluh atas apa yang kau lakukan
maafkan aku teman, aku sudah letih dengan semuanya
aku letih dengan semua keadaan kita.
satu hal yang harus kau ketahui
walaupun nanti kita tak saling menyapa
walaupun nanti kau akan membenciku
walaupun kita sudah punya kehidupan masing-masing
KAU TETAP SAHABAT KU
itulah yang ia katakkan kepadaku.
'Aku ini sahabatmu'
apa benar begitu kenyataannya?
mengapa hati kecilku berkata,
sahabatmu hanyalah dia.
Sakit..
itu yang ku rasakan
aku menganggap mu sahabat terbaikku
tanpa pernah kau menganggapku sebaliknya
mungkinkah itu perasaanku saja?
Berusaha..
itu yang slalu ku inginkan
berusaha menerima apapun perkataanmu
yang kadang membuatku terabaikan
aku di sini teman,
berusaha mengerti dan tetap mengerti
Tersenyum..
hanya itu yang ku lakukan
saat kau sendirian dan kesepian
kau datang, hadir di sisiku di sampingku
tapi saat ia datang menghampirimu
kau pergi dari hadapanku
bahkan tanpa mengatakan satu katapun
aku menatap langkahmu pergi bersamanya
melihatmu tertawa bahagia di sana
Lelah..aku letih menantimu
aku lelah dengan semua omong kosong ini
aku merasa jenuh, merasa kesepian
tapi yang terpancar di mata ini
dirimu tertawa bahagia bersamanya.
hingga ia datang
menarikku membawaku bersamanya
ia tak membiarkan ku kesepian
tapi apa yang kau lakukan?
kau bilang aku melupakanmu?
pernahkah engkau berfikir?
siapa yang melupakan sahabatnya terlebih dahulu?
baiklah dengarkan aku
aku tak pernah melupakanmu
saat ku bersamanya aku tetap menyapamu,
mengajakmu bersama saat kau kesepian
saat kau sendirian aku datang menarikmu
membawamu bersamaku
apa kau lihat itu?
ku rasa tidak
kau tak menyadari akan apa yang ku lakukan
aku tak menyalahkan mu
aku tak membenci mu
aku hanya letih menjadi pelarianmu
aku hanya sudah tak bisa lagi
tak bisa menjadi seseorang
yang menantimu dalam kesepian
maafkan aku
aku tau aku bukan sahabat yang baik untukmu
karena aku masih tak bisa menerima mu apa adanya
karena aku masih mengeluh atas apa yang kau lakukan
maafkan aku teman, aku sudah letih dengan semuanya
aku letih dengan semua keadaan kita.
satu hal yang harus kau ketahui
walaupun nanti kita tak saling menyapa
walaupun nanti kau akan membenciku
walaupun kita sudah punya kehidupan masing-masing
KAU TETAP SAHABAT KU
Komentar
Posting Komentar