Sahabat
Suatu ketika aku berfikir bahwa sahabat adalah orang yang dapat ku percaya. Mereka selalu ada saat suka dan duka. Merekalah orang yang benar-benar dapat menerima kita apa adanya tanpa melihat sifat kita yang egois, menyebalkan atau sebagainya. Aku juga berfikir bahwa mereka lah suatu tempat dimana aku bisa berbagi cerita ku dan pengalamanku. Aku mengganggap mereka seperti keluargaku sendiri aku sangat menyayangi mereka. Tapi terkadang mereka sering meninggalkan ku dan tak memperdulikan ku hingga aku merasa kesepian dan tidak memiliki teman. Aku benar-benar merasa bahwa aku bukanlah sahabat yang baik dan tidak pantas untuk berteman dengan mereka. Aku merasa bahwa aku adalah orang yang sangat menyebalkan , dan hanya mengganggu hidup mereka. Aku ingin menangis kalau ada sahabat yang marah dan kesal kepadaku , mungkin mereka berfikir aku cengeng tapi memang begitulah kenyataannya.Saat aku merasa kesal atau ada yang janggal dengan sahabatku aku mencoba mengatakkan padanya tapi ia mengira bahwa aku ini hanya orang yang sok baik tapi saat aku tidak mengatakkan nya aku di bilang orang yang munafik. Semua terasa salah semua terasa menyebalkan saat ini. Seandainya aku salah aku mencoba minta maaf tapi apa yang ku dapat ? hanya jawaban singkat dari nya yang mengatakkan dia tak kesal padaku padahal aku tau sebenarnya dia memang sedang marah pada ku.Katakkan saja sebenarnya dan aku akan mencoba untuk mengerti dan berubah. Memang aku ini sering melakukan banyak kesalahan. Aku orang yang menyebalkan. Aku orang yang berhati busuk. Aku sadar akan fakta tentang diriku. Tapi bisakah kau menerima kekuranganku ?
ada ada aja arti sahabat itu ckckckckck.
BalasHapussusaaaan, cinta banget sama blog kamu:3
BalasHapuskerenn
BalasHapusRenar: hahaha yoman
BalasHapusblessita: thankyou :)
ola: makasih. haha